Dukungan Untuk Muslim Uighur Terus Berdatangan Dari Berbagai Pihak

Posted on

Belakangan dukungan untuk kelompok muslim Uighur terus berdatangan dari berbagai pihak dan profesi individu. Tak terkecuali seorang Mesut Ozil, pesepakbola muslim yang bermain untuk Arsenal. Melalui postingan nya Ozil mengkritik kebijakan pemerintah China atas perlakuan mereka terhadap Kelompok Muslim Uighur.

Dalam postingan tersebut, Ozil meminta masyarakat Muslim dunia tidak hanya diam menyaksikan sikap keji yang dilakukan kepada kelompok muslim UIghur.

“Alquran dibakar, masjid-masjid ditutup, sekolah-sekolah muslim dilarang, cendekiawan dibunuh satu per satu, banyak orang dikirim ke kamp-kamp. Masyarakat muslim diam. Suara mereka tidak terdengar,” cuit Ozil di akun Instagram pribadinya, @m10_official

Pernyataan Ozil tersebut tentu saja menimbulkan respon beragam dari dunia, bahkan gara-gara pernyataan Ozil tersebut, stasiun televisi di China batal menyiarkan pertandingan Arsenal vs Manchester City dalam pekan ke-17 Liga Inggris 2019-2020.

Tetapi kali ini, dukungan didapat gelandang asal Jerman itu dari salah satu tokoh penting di Negeri Paman Sam –julukan Amerika Serikat. Pompeo mengatakan bahwa pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang terjadi tidak akan pernah bisa disembunyikan.

“Gerai propaganda Partai Komunis China dapat menyensor permainan Mesut Ozil dan Arsenal sepanjang musim, tetapi kebenaran akan menang. PKC tidak bisa menyembunyikan pelanggaran HAM berat yang dilakukan terhadap warga Uighur dan agama lain dari dunia,” ujar Pompeo di akun Twitter pribadinya.

 

Sumber berita : okezone.com

0 Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.