Kisah Sinta Nuriyah Masuk 100 Orang Berpengaruh Dunia

Posted on

Pada tahun 2018 lalu, Sinta Nuriyah berhasil masuk ke dalam daftar 100 orang paling berpengaruh di dunia versi majalah TIME. Menurut jurnalis TIME, Mona Eltahawy, Sinta dianggap sebagai feminis Muslim yang peduli kepada kaum minoritas di Indonesia. Sinta juga dianggap perhatian terhadap keberagaman agama di Indonesia.

Sinta Nuriyah adalah istri mendiang Gus Dur sang presiden ke-4 RI. Beliau dianggap konsisten menyerukan Islam toleran sekaligus seorang feminis dalam ajaran tersebut. Semangat ini pula yang ditunjukkan Gus Dur saat masih menjabat sebagai presiden. 

Ibu empat orang anak ini mencontohkan perbedaan keagamaan itu seperti taman bunga. Di situ, ada mawar, melati, anggrek, ataupun Sita-Ashok.  “Tidak ada yang bisa memaksa mawar untuk menjadi melati atau anggrek menjadi Sita-Ashok,” katanya seperti dilansir Time.com.

Dari segi akademis, Beliau adalah pemilik gelar pendidikan di bidang hukum Syariah dan feminisme. Latar belakang itulah yang membuat dirinya bisa memahami bagaimana agama yang diplintir menjadi alat politik akan berdampak negatif terhadap kaum perempuan dan minoritas.

Selain membela dan memperjuangkan hak perempuan, Sinta juga aktif memberikan penyuluhan terhadap transgender perempuan yang tersisihkan.

Semua ini membuktikan bahwa Sinta memperlihatkan kepedulian terhadap kaum perempuan dan minoritas. Dia tidak ingin hidup dalam kenyamanan seperti yang biasa didapatkan seorang mantan ibu negara.

0 Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.