Cara Mengobati Sakit Hati Menurut Islam

Posted on

Sakit hati dan kecewa adalah jawaban ketika kita terlalu berharap banyak pada manusia. Sering kali kita lupa bahwa yang Maha Menepati Janji hanyalah Allah SWT. Banyak yang menghubungkan patah hati dengan sakit hati dengan kata lain sakit hati melulu tentang cinta.

Ya, patah hati adalah normal. Namun tatkala patah hati membuat kita menjadi gagal move on selama bertahun-tahun, terpuruk sedih, bahkan sakit-sakitan. Maka tentu ada yang salah dengan diri kita. Sebagai seorang muslim dan muslimah yang memiliki iman, kita tentu mengetahui bahwa cinta yang haqiqi hanyalah untuk Allah SWT dan Rasul-Nya. Tidak seharusnya kita mencintai apa-apa yang di dunia ini secara berlebihan.

Lantas bagaimana caranya untuk mengobati hati yang terlanjur sakit dan terluka? Berikut tips nya.

  1. Meningkatkan intensitas membaca Al-Quran

Al-Quran bisa menjadi obat bagi orang-orang yang di dalam hatinya terdapat penyakit. Dengan memperbanyak membaca firman Allah SWT hati pasti menjadi lebih damai dan tenang. Di samping itu, usahakan juga untuk membaca Al-Quran terjemahan. Sebab dengan memahami makna-makna ayat Al-Quran kita pun bisa semakin meningkatkan iman.

  1. Berwudhu dan sholat

Ketika hati sedih, amarah memuncak, pikiran kalut dan tidak tenang maka segeralah mengambil wudhu dan jalankan shalat. Kedua aktivitas ini (wudhu dan sholat) bisa menjauhkan mu dari bisikan-bisikan setan sekaligus meredakan emosi.

  1. Memperbanyak berdzikir

Berdzikir dapat menenangkan dan menentramkan hati. Dengan memperbanyak berdzikir, segala masalah dan kegundahan hati akan hilang perlahan.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan berzikir (mengingat) Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram” (Qs. ar-Ra’du: 28).

  1. Berkumpul di majelis-majelis ta’lim (pengajian)

Daripada menghabiskan waktu dengan menangis di kamar dan memikirkan orang yang tidak membawa manfaat untuk hidup kita, lebih baik kita menyibukkan diri dengan hal-hal yang bermanfaat. Semisal berkumpul di majelis ta’lim (pengajian). Disana kita bisa berkenalan dengan orang-orang shaleh dan mendapatkan ilmu baru perihal agama yang dapat meningkatkan ketaqwaan kita.

  1. Berhusnudzon kepada Allah SWT

Cara terakhir untuk mengobati patah hati dalam islam adalah dengan berprasangka baik (berhusnudzon) kepada Allah SWT. Mungkin kita dibuat patah hati agar tidak terhindar dari perbuatan maksiat. Atau mungkin orang tersebut tidak baik untuk kita, maka itu Allah jauhkan. Cobalah lapangkan hati. Sabar, ikhlas dan berhusnudzon. Dengan begitu hidup jadi semakin mudah dan hati bisa lebih gembira. 

0 Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.