Najwa Shihab, Sang Jurnalis Cerdas Nan Pemberani

Posted on

Ketika mendengar nama Najwa Shihab mungkin orang akan langsung terbayang sosok jurnalis wanita yang cerdas, berani, dan tangguh. Dikenal sebagai seorang anchor dan presenter acara talkshow, wanita yang kerap disapa Nana itu seolah lekat dengan karakter pemikiran yang kritis.

Setidaknya hal itu terbukti kala ia memandu acara “Mata Najwa”, dalam acara tersebut Najwa sering membuat narasumber atau bintang tamunya mati kutu dengan pertanyaan-pertanyaan kritisnya. Narasumber yang seringnya adalah politisi tak membuat Najwa takut atau gentar untuk mewawancarai mereka dengan gayanya. Berkat itulah mereka seolah kehabisan kata ketika diwawancarai oleh Nana.

Najwa adalah alumni Fakultas Hukum UI tahun 2000. Semasa SMA ia terpilih mengikuti program AFS, yang di Indonesia program ini dilaksanakan oleh Yayasan Bina Antarbudaya, selama satu tahun di Amerika Serikat. Mengawali karier di RCTI, tahun 2001 ia memilih bergabung dengan Metro TV karena stasiun TV itu dinilai lebih menjawab minat besarnya terhadap dunia jurnalistik.

 Meski bisa dibilang namanya besar di Metro TV dengan acara “mata najwa” nya, nyatanya Pada bulan Agustus 2017, melalui episode Catatan tanpa Titik, ia secara resmi mengundurkan diri dari Metro TV yang telah membesarkan namanya. Dan pada 10 Januari 2018, Najwa Shihab melalui Mata Najwa tampil kembali di Trans7 dengan tetap menempati slot yang sama seperti sewaktu di Metro TV, yakni hari Rabu pukul 20:00 WIB.

Pada tahun 2018, setelah berkecimpung menjadi jurnalis selama 17 tahun, Najwa Shihab mendirikan Narasi TV, sebuah perusahaan berita dan media omni-channel yang menciptakan dan mengelola beberapa jenis konten.

Najwa dan gerakan membaca: itulah dunia Najwa Shihab saat ini. Mengampanyekan kecintaan pada buku, bicara tentang literasi, memiliki kepedulian pada tingkat membaca buku di kalangan anak muda, ia terlibat dalam beberapa gerakan literasi. Hal ini diakuinya sebagai sebuah tantangan besar, karena ia dipercaya mengemban peran sebagai Duta Baca Indonesia. Najwa Shihab ditunjuk sebagai Duta Baca Indonesia (2016-2020) oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, dengan tugas utama menyebarkan minat baca ke penjuru negeri. 

Selain Duta Baca Indonesia, Najwa juga menjadi Duta Pustaka Bergerak. Jaringan literasi yang mendedikasikan untuk membangun perpustakaan bergerak, dari satu wilayah ke wilayah lain, dengan sarana prasarana sederhana. Dalam program tersebut, ada pihak-pihak yang menyebarkan buku memakai kuda, pedati, perahu, vespa, dan sebagainya. Tugas Najwa adalah membangun kepedulian terhadap buku dan gerakan membaca, menyebarkan bahan bacaan ke berbagai penjuru negeri, dalam upayanya meningkatkan minat baca di Indonesia.

 

0 Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.