Sebentar Lagi Arab Saudi Akan Punya Tentara Perempuan

Posted on

Arab Saudi terus mencoba meningkatkan peran perempuan untuk negaranya. Setelah beberapa kebijakan seperti perempuan diperbolehkan untuk menyetir, perempuan diperbolehkan untuk menonton pertandingan sepakbola di Stadion, perempuan boleh bepergian tanpa izin wali, dilansir dari pemberitaan AFP Kamis (10/10/2019) kini Arab Saudi kembali menerbitkan kebijakan bahwa perempuan di Arab kini bisa menjadi tentara.

Nantinya perempuan-perempuan yang bergabung dengan pasukan Arab Saudi ini akan mengabdi dengan pangkat prajurit kelas satu, kopral, atau sersan. Sebelumnya, pada tahun lalu, Arab Saudi mengizinkan perempuan untuk bergabung dengan pasukan keamanannya. Putra Mahkota Mohammed bin Salman, penguasa de facto kerajaan, telah menyetujui sejumlah perubahan tersebut, dengan tujuan untuk memperluas hak-hak perempuan, termasuk mengizinkan mereka untuk mengemudi dan bepergian ke luar negeri tanpa persetujuan dari ‘wali’ laki-laki. 

Tapi nantinya tentara-tentara perempuan itu tidak akan terlibat dalam medan pertempuran, melainkan akan difokuskan untuk kondisi keamanan dalam negeri. Sementara bagi yang tertarik untuk mendaftar, setidaknya mereka harus lolos dan sesuai dengan syarat-syarat yang telah ditentukan.

Setidaknya ada 12 syarat agar bisa bergabung dengan militer.

Para perempuan itu haruslah warga negara Arab Saudi yang tumbuh di negara tersebut. Boleh saja wanita Saudi yang tumbuh di luar negeri, asalkan bersama ayah yang bekerja atas perintah pemerintah.

Pelamar setidaknya berpendidikan lulus SMA. Berusia antara 25 hingga 35 tahun. Mereka setidaknya memiliki tinggi 155 cm dengan berat proporsional, akan ada pemeriksaan lebih lanjut soal kesehatan.

Mantan pegawai negeri atau pernah bekerja di militer tidak diperbolehkan melamar.

Pelamar juga tidak boleh memiliki catatan kriminal atau menikah dengan pria non- Arab Saudi.

Selain itu, calon tentara perempuan Arab Saudi harus memiliki kartu identitas tunggal dan para muhrimnya (ayah, suami atau kakak/adik laki) harus tinggal bersama mereka di wilayah penugasan.

0 Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.