Jalan Hijrah Peggy Melati Sukma

Posted on

Ketika mendengar nama Peggy Melati Sukma, pasti pikiran kita langsung tertuju pada artis cantik pemain sinetron, bintang iklan, presenter, penulis buku, foto model, penyanyi, peragawati dan masih banyak gelar keartisan yang disandang. Apalagi untuk anak era 90an pasti tidak asing dengan sinetron Gerhana. Melalui sinetron ini jugalah nama Peggy semakin dikenal oleh masyarakat luas, lewat perannya sebagai “Peggy” si cewe centil, ceria, dan cerewet.

Ketenaran disandang bukan tanpa kualitas, pada berbagai ajang penghargaan, Peggy berhasil menyabet prestasi, diantaranya pernah dinobatkan sebagai ” Nomine Pembawa acara Talkshow wanita terfavorit di ajang Panasonic Award untuk acara ‘Obrolan Pagi’ (1996), Nomine Pemeran utama wanita terbaik, kategori Komedi, Festival Sinetron Indonesia dalam Si Kabayan (1997).

Di luar dunia keartisan, pernah menjadi Juru Bicara Perlindungan Perempuan Indonesia di Perserikatan Bangsa Bangsa (2006), kemudian meraih “Penghargaan Kreativitas Perempuan Tiga Generasi dari Yayasan Cerdas Kreasi Indonesia (2007)”.

Namun lain dulu lain sekarang, kini ada kata Khadijah disematkan dibelakang nama tenarnya. Kata Khadijah dipilih karena menurutnya itu hadiah dari guru-gurunya yang membawa ia ke jalan yang sekarang dijalani. Dan setelah memutuskan berhijrah Peggy seolah membatasi diri untuk tampil dilayar kaca.

Kini dengan hijab dan cadarnya, wanita yang lebih senang dipanggil Khadijah ini kini sibuk dengan kegiatan keagamaan, kini ia kerap ditemui di acara-acara pengajian atau sharing mengenai agama.

Wanita kelahiran Cirebon, 13 Juni 1976 ini. Belakangan ia seolah mendapat kabar kurang menyenangkan setelah dokter memvonis ia mengidap tumor terhitung Desember 2018. Namun demikian, Peggy enggan menjelaskan secara detail mengenai sakit yang dideritanya.

Selain sibuk berdakwah, kini Peggy melati Sukma juga telah menerbitkan beberapa buku yang bertajuk Kun Fayakun! Menembus Palestina,Kuketuk Langit dari Kota Judi: Menjejak Amerika, Ya Rabbana aku ingin pulang, dan beberapa buku lainnya. Terakhir, Peggy Melati Sukma ikut andil dalam aksi menentang ucapan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang menginginkan Yerussalem menjadi ibu kota Israel.

0 Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.