Tri Rismaharini sang Pencipta Sejarah

Posted on

Lahir di Kediri pada 10 November 1961, wanita pemilik nama lengkap Tri Rismaharini ini menjadi wanita pertama yang menjabat sebagai Walikota Surabaya sepanjang sejarah. Ia memulai sebagai Walikota Surabaya untuk pertama kalinya pada periode 2010-2015. Wanita yang dikenal tegas dan tak kenal kompromi dalam menjalankan tugasnya ini kembali terpilih menjadi walikota Surabaya untuk periode 2016-2021.

pada periode yang sama tepatnya tahun 2012, ia terpilih menjadi salah satu nominasi walikota terbaik di Dunia, dalam ajang 2012 World Mayor Prize, yang digelar oleh The City Mayors Foundation. Selain mengantarkan pada gelar individu, ia juga berhasil mengantar Kota Surabaya untuk meraih beberapa penghargaan. Piala adipura kencana selama empat tahun berturut-turut yaitu pada 2011-2014 sebagai kota metropolitan. Dan Adipura paripurna tahun 2016.

Selain itu, Surabaya berhasil menjadi kota terbaik partisipasinya se-Asia Pasifik pada tahun 2012 versi Citynet atas keberhasilan pemerintah kota dan partisipasi rakyat dalam mengelola lingkungan. Di tahun 2013, Surabaya memperoleh penghargaan dari Future Government Awards 2013 tingkat Asia-Pasifik di dua bidang sekaligus yaitu data center dan iklusi digital menyisihkan 800 kota di seluruh Asia Pasifik.

Surabaya menerapkan sistem respon cepat yang terinspirasi dari restoran cepat saji McDonald’s. Warga dapat mengirimkan keluhan dan saran melalui telepon, pesan singkat, surat elektronik, faks, situs internet, dan sosial media. 

Tak hanya itu saja.  Dibangun pula Broadband Learning Center untuk memberi pelatihan bagi petani agar terkoneksi dengan jaringan sistem pelayanan daring. Sistem ini memudahkan petani dan pekerja di sektor industri lain untuk membangun akses pemasaran produk

Risma sendiri pernah dinobatkan sebagai Mayor of the Month atau wali kota terbaik didunia pada 2014 atas keberhasilannya membawa Surabaya sebagai kota metropolitan terbaik penataannya.

Sebenarnya selain yang disebutkan diatas, masih banyak penghargaan untuk Kota Surabaya selama dibawah Kepemimpinan ibu Risma hingga kini. Yang bisa dibilang paling keren adalah Ia berhasil menciptakan tata kota Surabaya menjadi lebih apik dan tertata, serta mengembangkan sistem e-procurement agar proses pelelangan menjadi transparan dan bebas korupsi. Sistem ini dinilai lebih mudah, mampu mencegah praktek korupsi, dan menghemat anggaran daerah hingga Rp 800 miliar setiap tahunnya.

0 Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.