Khofifah Indar Parawansa Dan Karir Politiknya

Posted on

Lahir dan besar di Surabaya, membuat ibu dari empat anak ini memiliki keinginan tersendiri untuk memajukan daerahnya tersebut. Hal itu tercermin dari terpilihnya ia menjadi Gubernur Jawa Timur, Periode 2019-2024. Berpasangan dengan Emil Dardak sang mantan bupati Trenggalek, ia berhasil meyakinkan warga masyarakat Jawa TImur untuk mengamanahkan pilihan kepada dirinya.

Wanita lulusan politik di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Airlangga (Unair) dan kedua, ia belajar ilmu komunikasi dan agama di Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah, Surabaya. Mengawali karir politik saat ia terpilih sebagai anggota DPR periode 1992-197. Lanjut ia kembali terpilih menjadi anggota parlemen pada Tahun 1998. Tapi seiring beralihnya masa kepemimpinan dari orde baru menuju reformasi, ia kembali harus terhenti. Pada tahun 1999 ia kembali terpilih menjadi DPR, namun dari parpol yang berbeda. Jika sebelumnya ia diusung PPP, pada tahun 1999 ia diusung PKB.

Sebelumnya nama Khofifah Indar Parawansa mulai dikenal banyak orang terutama kaum milenial ketika ia menjabat sebagai Menteri Sosial RI yang tergabung dalam Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo. Sebetulnya, jika dilihat lebih jauh lagi bisa dibilang ia adalah menteri pada era Beberapa Presiden Indonesia. Sebut saja Pada saat Era kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid(Gus Dur) Ia dipercaya untuk mengisi posisi sebagai menteri Pemberdayaan Perempuan.

Lalu, ia kembali dipercaya untuk mengisi posisi Menteri Sosial RI dan tergabung dalam kabinet Kerja dibawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo untuk periode 2014-2019. Namun sebelum masa jabatannya selesai, tepatnya pada Januari 2018 ia memilih untuk mundur dan digantikan oleh Idrus Marham. Dengan tujuan untuk Mendaftar menjadi salah satu kandidat pasangan calon Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024 berdampingan dengan Emil Dardak. Ia dan Emil pun berhasil meraih suara terbanyak, dan terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024. Kini ia dan sang wakil fokus membenahi permasalahan-permasalahan yang terjadi di Jawa Timur, dengan program unggulan bernama CETAR artinya, C (Cepat), E (Efektif dan Efisien), T dan A digabung dan diartikan dengan kata Tanggap serta Transparasi dan  R (Responsif). 

0 Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.