Perjalanan Hijrah Anisa Rahma

Posted on

Suatu hari menjelang Ramadhan. Waktu itu, tahun 2016. Tepat setelah 3 tahun mundur sebagai personel girlband Cherrybelle dan 3 tahun bersolo karier, dia mengambil keputusan penting: berhijab!

Anisa Rahma, tidak pernah menyangka bahwa dia harus mengambil keputusan itu. Mengenakan hijab sebagai awal langkahnya berhijrah.

“Awalnya juga enggak nyangka sih. Enggak direncanakan, tanggal segini saya mau berubah, enggak. Entah kenapa, suatu hari kayak lagi buka internet gitu, terus pengin lihat kenapa cewek-cewek mau berhijab,” cerita Anisa Rahmah mengenang masa awal hijrahnya, saat dijumpai di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, belum lama ini.

Tentu, ini menjadi hal yang mengejutkan bagi mereka yang mengetahui perjalanan kariernya. Anisa Rahma memulai debutnya di industri hiburan setelah mengikuti kompetisi untuk menjadi personel girlband Cherrybelle di tahun 2010.

Setelah kurang lebih 3 tahun berkarier dengan girlband yang membesarkan namanya tersebut, Anisa memutuskan untuk hengkang dan bersolo karier di tahun 2013.

Setelah memutuskan untuk keluar, perempuan yang kini berusia 27 tahun itu mulai disibukkan dengan kegiatan bernyanyi, syuting FTV, sinetron stripping, hingga membintangi film layar lebar.

Hingga tahun 2015, kontrak Anisa satu persatu mulai habis. Dari situ, dia kembali ke kota asalnya, Bandung, Jawa Barat, untuk meneruskan studinya yang sempat terbengkalai karena kesibukan di dunia hiburan.

Penyanyi yang terkenal dengan lagu ‘Love is You’ ini mulai banyak menghabiskan waktu di rumah dan mendalami jati dirinya.  Hingga suatu hari, menjelang bulan Ramadhan tahun 2016, Anisa membawa kabar bahagia bahwa dirinya telah berhijrah, dan memutuskan untuk menutupi seluruh auratnya.

“Selama ini aku enggak tahu (mengapa wanita berhijab). Akhirnya setelah aku cari tahu, selama 3 hari aku berdoa terus, kalau ini yang terbaik, tolong dilancarkan. Malamnya, aku minta izin orang tua mau berhijab. Mama-papa setuju. Rapi mereka maunya Anisa enggak copot pasang hijabnya,” cerita Anisa mengenang.

Dan, keputusan Anisa ini pun mendapatkan sambutan yang baik dari orangtuanya. Terutama sang ibu, Nelmah Adi, yang sebelumnya selalu khawatir melihat Anisa berkarier sebagai girlband.

“Minoritas (muslim) di Cherrybelle kan dia. Waktu itu saya sudah bismillah saja. Saya sama suami mulai ngomong, kita doain saja ya yang terbaik untuk Anisa (saat masuk Cherrybelle). Dan, Alhamdulillah doa kita terkabul. Dengan yakin dia bilang ke mama, ‘Kayaknya aku mau keluar dari Cherrybelle’,” kenang Nelmah Adi dalam kesempatan yang sama.

Seperti kebanyakan perempuan yang baru berhijrah, Anisa awalnya sempat merasakan gerah setelah mengenakan hijab. Namun, seiring perjalanan waktu, ia mulai nyaman dan merasa bebas melakukan segala hal dengan menggunakan hijab.

“Pas keluar rumah kayak mimpi, ‘Bener enggak nih, aku pakai hijab’. Setelah berhijab, aku enggak perlu takut, gerak-geriknya bisa lebih leluasa. Enggak takut buat dillihat banyak orang,” kata Anisa.

Tentu, banyak perubahan yang dialami Anisa setelah berhijrah. Mulai dari didekatkan dengan sahabat-sahabat yang saleh, hingga mendapat pekerjaan yang penuh berkah.

“Dulu sempat mikir, kerjaan gimana (setelah berhijab). Tapi, kalau dipikir lagi kerjaan kan dari Allah, kenapa mesti diragukan. Hingga saat ini, pekerjaan yang datang lebih banyak, dan terseleksi gitu, yang masuk tawaran yang mengenai hijab. Dan aku juga sering jadi bintang tamu di acara majelis taqlim seperti ini, jadi bisa banyak sharing pengalaman sama banyak orang,” jelasnya.

Meski telah berhijrah, Anisa menyadari bahwa cara berpakaiannya juga belum sempurna. Ia masih terus belajar agar menjadi pribadi yang jauh lebih baik dengan mengikuti syariat agama.

“Aku lagi belajar untuk syar’i. Lagi berproses untuk ke depannya,” tutup Anisa.(*)

0 Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.